Senin, 02/06/2008 11:15WIB
Ultra Mobile PC
Ultra Mobile PC Lebih dikenal dengan sebutan Tablet PC (1)

Saat ini gadget mobile yang berukuran kecil semakin banyak dan mudah ditemukan. Pasti Anda pernah mendengar yang namanya Ultra Mobile Personal Computer (UMPC), sebuah perangkat multimedia dan bahkan perangkat kerja yang mudah dibawa kemana-mana. Bagaimana dengan Mobile Internet Device (MID)? Mungkin masih agak asing di telinga Anda. Apa sih perbedaan keduanya?
Dan Monahan, Global Internet Segment Manager of Ultra Mobility Intel, memberikan beberapa detil perbedaan kedua perangkat mobile tersebut.
UMPC adalah perangkat kelas bisnis yang menyasar pengguna dari kelas pekerja. Gadget ini bisa menjalankan Operating System (OS) yang berat seperti Vista misalnya, dan lebih dioptimalkan untuk menjalankan aplikasi seperti Excel, Word, dan sebagainya. Sedangkan MID lebih berperan sebagai perangkat “gaya hidup” yang dekat dengan pasar konsumen akhir (pengguna). Biasanya hanya dijalankan pada OS yang ringan dan mempunyai startup enteng seperti Linux. Spesifikasinya lebih ditujukan untuk menjalankan multimedia dan browsing.
Kehadiran Personal Digital Assistant beberapa tahun lalu tampaknya benar-benar merevolusi dunia dalam aspek mengorganisir jadwal para penggunanya. Betapa tidak, dahulu alat tulis dan kertas tampaknya menjadi pilihan satu-satunya bagi mereka yang ingin mengatur jadwal. Namun kini, tampaknya hampir semua pelaku bisnis modern membawa organizer elektronik dalam berbagai bentuk. Kedatangan PDA benar-benar membawa sebuah jawaban praktis yang dibutuhkan untuk mengatur jadwal. Kita hanya membutuhkan sebuah organizer digital mini yang dapat dimasukkan ke dalam saku celana atau baju dengan mudah. PDA tersebut juga menjawab sebuah tantangan yang sudah lama menjangkiti organizer klasik (alat tulis dan kertas), yaitu kemudahan menyimpan dan melihat jadwal. Dengan bantuan PDA, Anda dapat melihat jadwal dengan sangat cepat, menyortir janji-janji dengan lebih mudah.
Akhir-akhir ini, banyak analis yang mengatakan bahwa era PDA akan segera berakhir dan fungsinya akan digantikan oleh device konvergensi seperti PDA-Phone. Hal tersebut memang nyata adanya karena dapat kita lihat dengan semakin sedikitnya perusahaan teknologi informasi menciptakan solusi PDA yang berdiri sendiri. Di lain pihak, tampaknya setiap produsen ponsel mengeluarkan produk konvergensi PDA-Phone dengan beringas. Tren kejatuhan PDA dan kenaikan PDA-Phone merupakan hal yang cukup wajar mengingat bahwa dengan semakin berkembangnya teknologi, semakin banyak pula alat-alat yang tersedia untuk digunakan. Akan tetapi, tampaknya masyarakat tidak ingin terbebani untuk membawa begitu banyak barang di dalam perjalanan. PDA-Phone kini merupakan sebuah solusi konvergensi yang sangat baik karena ia merupakan perpaduan dari dua buah device yang sudah memiliki sifat multifungsi.Kemajuan dalam bidang teknologi PDA-Phone juga sangat pesat. Kini, PDA-Phone dengan prosesor berkecepatan diatas 400 MHz merupakan sebuah barang yang cukup umum. Peningkatan kinerja yang tinggi tersebut juga telah memberikan kemampuan pada PDA dan PDA-Phone untuk memroses dan mengedit file-file produktivitas seperti Word dan Excel. Dengan kemampuan seperti itu, mulai bermunculan kabar angin bahwa PDA-Phone akan menggantikan notebook secara keseluruhan, karena kemampuannya sudah mulai setara. Kemunculan PDA-Phone “super”, seperti Dopod 900, bagi beberapa orang adalah pertanda bahwa PDA-Phone akan segera menggusur era notebook portabel.

Namun tidak semua orang berpendapat bahwa PDA-Phone akan membunuh notebook portabel. Hal ini disebabkan karena PDA-Phone, minimal yang berbasis Windows Mobile, tidak memiliki aplikasi mainstream yang banyak digunakan sehari-hari. Selain aplikasi produktivitas seperti Word dan Excel, hampir tidak ada lagi aplikasi yang dapat digunakan secara “cross platform”, atau dapat digunakan pada PDA/PDA-Phone dan komputer desktop/notebook. Hal ini lah yang membuat produsen notebook masih memiliki kepercayaan diri untuk terus memaksimalkan teknologi yang mereka punya sekaligus semakin memperkecil ukuran notebook guna memaksimalkan portabilitas. Namun, di tengah perdebatan seputar masalah antara PDA maupun PDA-Phone akan menggusur fungsi notebook, Microsoft secara mengejutkan mengumumkan akan mengeluarkan konsep Origami, yang diumumkan pada pameran CeBIT 2006 lalu.
Proyek Origami
Pada tahun 2004, Microsoft dan rekan-rekannya mengumumkan sebuah konsep komputer super kompak yang diberi nama origami. Konsep komputer super kompak ini merupakan sebuah komputer berbasis sistem operasi Windows yang diposisikan di bawah notebook tetapi dengan portabilitas setara atau mendekati PDA.
Origami ditujukan sebagai sebuah komputer portabel dengan harga yang terjangkau. Microsoft dahulu menargetkan bahwa origami berharga US$500. Secara sekilas, Origami adalah sebuah komputer dengan ukuran yang sangat kompak, memiliki layar tidak lebih dari 8". Dengan konsep ini, Anda akan benar-benar memiliki sebuah device dengan kemampuan setara desktop dalam genggaman. Pada acara tersebut, Samsung dan beberapa produsen juga menyiapkan prototipe komputer dengan kode sandi Origami ini.
Beberapa bulan telah berselang, dan kini kode sandi Origami sudah memiliki istilah umumnya, yaitu Ultra Mobile Personal Computer atau UMPC. berbeda dengan desain Tablet PC yang memiliki tampilan fisik berbeda pada tiap-tiap notebook dari produsen yang berbeda juga. Hal ini cukup lumrah karena UMPC sebenarnya lebih merupakan sebuah kaedah yang harus diikuti, bukan hanya sebuah kategori produk.
Konsep UMPC dikembangkan oleh Microsoft bekerja sama dengan Intel, Via, dan beberapa produsen hardware komputer lainnya yang mau mengikuti kaedah desain serta spesifikasi hardware yang ditetapkan oleh Microsoft. Adapun kaedah-kae苓ah yang telah ditetapkan sebagai berikut:
Pertama, menyangkut penempatan tombol-tombol dan alat navigasi pada permukaan fisik UMPC. Pada UMPC, tersedia alat navigasi seperti track point pada bagian sebelah kanan komputer dan tombol klik kiri/kanan pada bagian sebelah kirinya. Hal ini tentunya memberikan akses navigasi pada UMPC tanpa harus menyentuh layar sama sekali. Beberapa tombol lain yang tersedia pada beberapa unit UMPC terlihat tidak memiliki kesamaan. Tampaknya, produsen UMPC boleh lebih leluasa menentukan tombol apa saja yang akan digunakan pada produk mereka.
Kedua, menyangkut penggunaan hard趴are dan software yang terdapat di dalam se苑uah UMPC. Berdasarkan data-data dari Microsoft, UMPC adalah device de要gan layar beresolusi 800 x 480 pixel, memiliki ukuran fisik layar 7”, menggunakan skema layar sentuh, menggunakan Operating System (OS) Windows XP Tablet PC edition 2005 (saat ini Windows XP dan Vista sudah mulai digunakan) serta memiliki konektifitas Wi-Fi dan Bluetooth. Dari segi penggunaan hardware, UMPC ditujukan sebagai sebuah device dengan konsep portabilitas dan mobilitas tinggi. Oleh sebab itu, daya tahan baterai lebih diutamakan dibandingkan dengan kinerja prosesor tinggi. Jadi, prosesor yang digunakan pada UMPC haruslah prosesor tipe low voltage atau minimal memiliki feature manejemen daya yang baik. Secara resmi, hingga sekarang hanya tersedia tiga pilihan prosesor yang tersedia pada sebuah UMPC, yaitu Pentium M 1.0 GHz, Celeron M 900 MHz dan Via C7M 1.0 GHz.
Satu hal yang membedakan UMPC dengan Tablet PC pada umumnya adalah penyertaan paket user interface yang diciptakan khusus untuk UMPC. Microsoft menyertakan aplikasi bernama Dialkey untuk digunakan pada UMPC. Aplikasi kecil ini sebenarnya adalah sebuah keyboard layar sentuh dengan tampilan yang terpisah. Berkat ukuran UMPC yang cukup kompak, ibu jari Anda cukup bebas untuk menyentuh layar dan menggunakan keyboard Dialkey, layaknya menggunakan keypad pada ponsel.

Detail Origami
Rahasia mengenai projek Origami milik Microsoft pun terungkap saat Microsoft dengan rekan tandemnya, Intel, melakukan debut pertama untuk perangkat tersebut dalam event CeBIT di Hanover, Jerman. Origami hadir dalam bentuk perangkat Ultramobile PC. Sebelumnya, projek rahasia Origami mengundang spekulasi banyak pihak, terutama mengenai bagaimana rupa perangkat tersebut dan fitur apa saja yang diusungnya. Butuh waktu lebih dari setahun bagi Microsoft untuk menciptakan sistem operasi yang khusus diperuntukkan bagi perangkat UMPC, termasuk untuk membuat sistem touch screen yang sesuai serta dukungan untuk tombol-tombol di bagian kanan dan kiri layar. Ada tiga perangkat UMPC yang dipamerkan di CeBIT. Perangkat-perangkat tersebut dibuat oleh perusahaan asal Korea, Samsung Electronics, perusahaan Taiwan Asustek Computer, dan sebuah perusahaan yang terkait dengan Founder Group Cina.
Origami bisa dikatakan sebagai gabungan antara PDA dan perangkat hiburan multimedia yang dilengkapi dengan fitur konektivitas jaringan. Perangkat ini berbeda dari PC dan karena itu berpotensi untuk menarik perhatian para pecinta gadget. Jika dibandingkan dengan perangkat lain yang sama-sama portabel, UMPC memiliki beberapa nilai lebih dibandingkan dengan notebook dan PDA biasa. Nantinya, notebook bisa dianggap kurang praktis lagi untuk dijinjing ke mana-mana, terutama jika para penggunanya hanya membutuhkan perangkat tersebut untuk mengakses Internet atau melihat-lihat foto dari media penyimpanannya. Di sisi lain, ukuran PDA dianggap terlalu kecil dan kurang nyaman untuk membuka halaman-halaman browser. Nah, jika kesadaran semacam itu dimiliki oleh para pengguna notebook dan PDA, saat itulah mereka akan mulai menilik UMPC.
Banyak fitur diusung oleh perangkat Origami, bisa juga kita sebut UMPC. Selain fitur pemutar musik dan media, Origami juga mengusung fungsi gaming dan computing. Penggunanya bisa menyimpan berbagai informasi ke dalamnya. Sejak awal, Origami memang dirancang dengan kombinasi fungsi dan fitur dari beberapa gadget sekaligus.
Tiga Perangkat Origami Pertama
Via Techology merupakan salah satu perusahaan yang ikut mendukung konsep mengenai Ultramobile PC (UMPC). Mikroprosesor buatan Via bahkan diusung oleh salah satu perangkat Origami. Dengan begitu, Origami tak hanya mengusung prosesor milik Intel.
Adalah PaceBlade Japan (PBJ) yang meluncurkan perangkat Origami berbasis prosesor mobile C7-M ULV keluaran Via di ajang CeBIT, di Hanover, Jerman. Perangkat tersebut, dinamai SmartCaddie, beroperasi dengan kecepatan 1GHz hingga 1,5GHz. SmartCaddie, dilengkapi dengan semua fitur yang dipromosikan dalam Origami, memiliki tombol kontrol di bagian kanan dan kiri layar sentuhnya. Perangkat ini juga mendukung teknologi Wireles-LAN dan Bluetooth. Basis sistem operasinya adalah Windows XP Tablet Edition. Setelah SmartCaddie, Via berharap akan muncul model Origami yang lebih manis lagi. Menurut Via, prosesor C7-M memang diperuntukkan bagi perangkat-perangkat mobile seperti UMPC dan notebook. Prosesor Via C7-M dirancang dengan konsumsi daya yang rendah untuk menghemat umur baterai dan menghindari panas. Daya yang diserapnya dalam keadaan idle kira-kira 0,1 Watt. Chip untuk prosesor tersebut dibuat oleh IBM untuk Via.
Bersama Microsoft, Intel juga mengumumkan perangkat UMPC-nya, yang tentunya mengusung prosesor Intel. Sejak tahun lalu, Intel memang telah mengembangkan perangkat UMPC. Intel dan Microsoft bekerja tandem mengembangkan UMPC, sebuah PC berukuran mungil, dengan nama sandi Origami. Perangkat tersebut memiliki otak Windows XP Tablet Edition. Sebagai informasi, prosesor Intel yang diusung oleh UMPC tersebut tak hanya dikhususkan untuk perangkat UMPC saja, tetapi juga untuk perangkat mobile jenis lain. Intel berencana untuk mendongkrak performa mikroprosesor yang ada dalam perangkat UMPC-nya, termasuk membuat sistem konsumsi daya yang hemat. Selain Intel dan PBJ, Samsung Electronics juga merilis perangkat UMPC. Perangkat tersebut dinamai Q1. Q1 dilengkapi dengan mikroprosesor Intel Celeron M 900MHz.
Konektivitas dan Fitur UMPC
UMPC adalah perangkat canggih yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan penggunanya akan fitur komputasi dan hiburan. Ditilik dari konektivitas, perangkat ini terbilang lengkap –tak hanya mendukung teknologi Bluetooth dan standar jaringan nirkabel 802.11 A/G untuk akses Internet, namun juga mendukung teknologi komunikasi 3G (third generation). Masih ada fitur tambahan lain yang bisa ditemukan pada UMPC. Salah satunya terdapat pada perangkat buatan Asustek yang terintegrasi dengan kamera beresolusi 1,3 megapiksel.

Perangkat Origami milik Samsung, Q1, menyasar kalangan bisnis dan perusahaan yang membutuhkan solusi konektivitas. Q1 bisa dihubungkan dengan LAN, WLAN, Bluetooth, atau ponsel untuk masuk ke akses jaringan. Rencananya, Samsung akan memasarkan Q1 sebelum akhir Juni mendatang. Harganya berkisar antara US$1190.
Banyak perusahaan software juga tertarik untuk ikut melengkapi perangkat ini dengan aplikasi-aplikasi buatan mereka. PopCap Games contohnya, berencana untuk memasukkan beberapa versi trial game-nya –“Bejeweled 2”, “Zuma”, dan “Bookworm”. Sedangkan Pharos Science and Application akan meluncurkan peranti GPS (global positioning system) untuk sistem Origami.
Sebuah Awal yang Baik
Pada kondisinya yang terkini, UMPC masih merupakan sebuah alternatif dibandingkan PDA dan notebook berukuran kecil. Secara spesifik, hanya terdapat dua kekurangan yang tampaknya harus menjadi pekerjaan rumah bagi Microsoft dan partnernya. Pertama adalah kinerja yang ditawarkan oleh UMPC ini. Sebenarnya kinerja UMPC sudah cukup untuk pekerjaan sehari-hari. Akan tetapi, UMPC memiliki potensi yang sangat tinggi sebagai sebuah device kompak dengan kompatibilitas aplikasi yang diciptakan untuk environment Windows. Sayangnya peningkatan kinerja selalu identik dengan konsumsi daya baterai yang tinggi juga. Padahal, teknologi baterai pada masa kini sudah terantuk batasan fisik maksimumnya sehingga tidak mungkin lagi untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, solusi yang paling sesuai adalah penggunaan prosesor hemat daya dengan kiner虻a tinggi. Hal ini bukanlah sebuah hal yang tidak mungkin karena Intel sedang me要yiapkan prosesor berbasis platform Core versi rendah daya yang menawarkan kinerja tinggi tetapi hemat daya sekaligus.
Hal kedua yang patut untuk ditingkatkan pada UMPC adalah penggunaan layar dengan resolusi yang lebih tinggi lagi. Dengan ukurannya yang kompak, konsep UMPC bisa menjadi sebuah fenomena baru bila digarap dengan serius. Meskipun begitu, Microsoft dan partnernya harus membuat sebuah device yang lebih sesuai dengan segmentasi pasarnya. Namun hingga hal tersebut terealisasi, UMPC sekarang ini merupakan sebuah device alternatif PDA dan notebook dengan inovasi yang patut diacungi jempol.
Era Komputer Genggam Dimulai
Waktu berlalu dan origami sudah berubah nama menjadi sebuah kategori komputer baru yang disebut Ultra Mobile Personal Computer atau UMPC. Sesuai konsep origami, UMPC menawarkan sebuah kompu負er dengan portabilitas tinggi dan mampu menggunakan sistem operasi Windows serta semua aplikasi yang diciptakan untuknya. Tampaknya UMPC memang menawarkan hal-hal yang dijanjikan secara materiil, yaitu sebuah komputer kecil dengan sistem operasi Windows. Akan tetapi, beberapa kendala hardware masih menjadi momok akan dimulainya sebuah era komputer genggam. Semua hal dimulai dari langkah kecil, dan UMPC menandakan sebuah lompatan yang cukup signifikan ke arah komputer genggam yang sebenarnya. Dari segi tujuannya, UMPC benar-benar membawa pengalaman komputer desktop dengan ukuran yang ekstra kecil. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan Windows XP Tablet PC edition untuk menggunakan ribuan aplikasi yang dibuat untuk platform Windows XP. Oleh sebab itu, dalam jangka waktu yang cukup lama, Anda tidak akan kehabisan aplikasi untuk digunakan pada UMPC.
Apabila Anda ingin membeli sebuah UMPC, satu hal penting yang harus diingat adalah spek hardware yang diusungnya. Alasannya, apabila Anda menggunakan aplikasi de要gan tuntutan spek hardware menengah hingga rendah, maka Anda mendapatkan sebuah komputer super portabel yang sangat sesuai. Namun, apabila mengharapkan UMPC sebagai pengganti desktop, sudah pasti Anda akan kecewa. Satu kekurangan lagi dari UMPC terletak pada layar yang digunakannya. De要gan penggunaan rata-rata layar 8" ke bawah, maka resolusi yang mampu ditampilkan juga dibuat rendah, baik sengaja maupun tidak. Dengan ukuran layar kecil, penerapan resolusi layar yang tinggi akan membuat teks yang ditampilkan menjadi tidak terbaca karena ukurannya menjadi kecil. Hal ini dapat dibuktikan pada PDA ataupun PDA-Phone dengan layar resolusi VGA, yang jika disetting ke resolusi tinggi, teks yang muncul akan sulit terbaca.
Sistem Operasi UMPC
Pada saat pertama kali muncul, UMPC menggunakan sistem operasi edisi Microsoft WindowsXP Tablet PC yang telah dimodifikasi untuk membuatnya lebih cocok untuk ditampilkan dalam format kecil. Seiring perkembangan saat ini UMPC dapat menggunakan platform Microsoft Windows Vista, dan sebuah platform khusus untuk sedang dikembangkan oleh Microsoft saat ini dengan nama Origami Experience 2.0 dan direncanakan akan diluncurkan pada tahun 2008. Origami Experience 2.0 adalah sebuah bentuk piranti lunak yang didesain khusus untuk UMPC dan dibuat untuk ditambahkan pada sistem operasi Windows Vista, beberapa fitur khusus seperti :
-Origami Picture Password, yaitu sebuah cara untuk memasukan kata sandi dengan mengklik beberapa target yang berupa gambar dan bukan dengan mengetik kata sandi di UMPC anda. Ini merupakan cara baru yang cepat dan menyenangkan dalam memasukan kata sandi.
-Origami Central, yaitu sebuah program yang mengumpulkan beberapa fitur media favorit anda, seperti musik, gambar, video, program, berita dan internet dalam satu tempat. Ini merupakan program yang mengintegrasikan beberapa fitur media.
-Origami Now, sebuah program yang memberikan akses sekali sentuh pada informasi yang anda anggap penting seperti surat-e, kalender, cuaca, dan jadwal kegiatan, semua ini diatur di layar yang berubah seiring waktu bahkan tempat.
Perkembangan UMPC
AMtek T700 dan Samsung Q1 adalah dua tipe awal dari UMPC, AMtek T700 dipasarkan dengan nama berbeda di berbagai belahan dunia di Amerika UMPC ini bernama TabletKiosk eo v7110, agoPC ago7, dan Azentek GB-810 di Eropa UMPC ini bernama PaceBlade EasyBook P7, di Australia bernama TabletKiosk eo v7110 dan Pioneer DreamBook UMPC 700 dan di Jepang bernama PBJ SmartCaddie. UMPC berkembang dengan sangat cepat, saat ini sudah cukup banyak tipe-tipe UMPC yang beredar di pasaran, seperti Wibrain B1L, yang menggunakan sistem operasi Linux Ubuntu, Samsung Q1b yang merupakan seri lanjutan dari Samsung Q1, AMtek T770, ASUS R2H, OQO model2, Raon Digital Everun, dan ASUS EEE PC. Sedang beberapa tipe UMPC yang akan segera diluncurkan adalah Medion UMPC, WiBrain B1 UMPC, dan Packard Bell EasyNote XS Everex CloudBook. Hewlett-Packard juga akan meluncurkan tipe UMPC pertamanya pada musim semi tahun 2008.
Perbedaan Laptop dengan UMPC
Banyak orang menganggap UMPC adalah laptop yang memiliki ukuran kecil, pendapat ini tentu salah karena UMPC tentu berbeda dengan laptop. Dari bentuknya kita dapat membedakan UMPC dan laptop, UMPC umumnya berbentuk seperti papan. Layar UMPC yang berukuran 4,3 inci sampai 7 inci, lebih kecil dari layar laptop yang umumnya berukuran 12 inci ke atas. UMPC umumnya tidak mempunyai papan ketik, kalaupun ada biasanya bentuknya adalah keyboard geser, keyboard virtual atau keyboard jempol, berbeda dengan laptop yang mempunyai keyboard standar. UMPC memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan laptop, UMPC umumnya berbobot kurang dari 1 kg sedang laptop umumnya mempunyai bobot 1,5-3 kg. UMPC adalah perangkat komputerteringan yang ada saat ini.
Hampir semua UMPC memiliki layar sentuh yang jarang ditemukan di laptop. Sedang untuk urusan kinerja processor dan grafis, UMPC dapat dikatakan kalah dari laptop. Ini dapat dikatakan wajar karena ini adalah konsekuensi dari sebuah bentuk yang lebih kecil dan bobot yang lebih ringan. Selayaknya sebuah laptop, UMPC dapat digunakan untuk mengerjakan aktivitas kantor seperti pengolahan kata, presentasi, dan lain sebagainya. Dengan bentuknya yang mungil, bobot yang ringan, fitur layar sentuh, dan fitur pengenalan tulisan akan sangat mudah untuk menjadikan sebuah UMPC sebagai alat pencatat baik di kelas ataupun di sebuah pertemuan kantor. Dengan alat perekam yang terdapat di UMPC, pengguna UMPC juga dapat menyimpan keberlangsungan sebuah diskusi dalam bentuk dokumen audio.

Keunggulan dari UMPC sekarang terletak pada ukurannya yang sangat kompak saja. Namun ja要gan sam計ai kenyataan ini mengganggu keputusan Anda dalam mempertimbangkan pembelian UMPC. Salah satu kegunaan UMPC sebenarnya dapat dilihat langsung melalui video presentasi yang dibuat oleh Microsoft. Dalam video tersebut Anda dapat melihat keunggulan komputer super portabel tersebut. Sebagai contoh pada video tersebut terlihat seorang desainer sedang mendesain sesuatu dengan bantuan UMPC sambil duduk santai di sebuah sofa. Anda tentu saja dapat melakukan hal tersebut de要gan notebook, tetapi keunggulan portabilitas yang dimiliki UMPC membuat Anda menjadi lebih nyaman dalam menggunakan UMPC dimana saja dan dalam kondisi yang Anda tentukan sendiri.