Jumat, 27/03/2009 12:37WIB
Perkembangan Game
Evolusi tingkat tinggi dari Komponen Game (1)
Ide Game Pertama Kali
| [Gambar 1. Spiderman Game] |
Dari manakah ide mengenai video game ini berasal? Ide tersebut berasal dari sebuah pemikiran Ralph Baer. Pada tahun 1949, insinyur muda bernama Ralph Baer mendapatkan sebuah tugas untuk membuat television set. Sebenarnya Ralph tidak diharapkan untuk membuat sebuah televisi. Namun Ralph diminta untuk membuat sesuatu yang dapat digunakan oleh semua jenis merek televisi. Disini Ralph ingin membuat sesuatu yang orisinil dan memasukkan hal yang menyenangkan didalamnya. Hal tersebut adalah permainan. Ralph langsung mengajukan idenya kepada perusahaan. Sayangnya ide Ralph ini tidak ditanggapi serius oleh manajemen, sehingga idenya terhenti sampai situ saja.
Delapan belas tahun kemudian, ide Ralph menjadi kenyataan. Willy Higinbotham mendesain permainan tennis interaktif yang dimainkan pada oscilloscope, sebuah alat musik elektronik pada tahun 1958. Tiga tahun kemudian mahasiswa MIT, Steve Russell membuat sebuah program permainan luar angkasa interaktif, Spacewar, pada mini komputer Digital PDP-1 (Programmed Data Processor-1). Keterbatasan teknologi pada saat itu membuat Spacewar menggunakan terminal teletype baru dengan layar CRT untuk menampilkan permainannya.
Pada tahun 1962, Nolan Bushnell yang bersekolah di Universitas Utah menemukan permainan yang diciptakan oleh Steve Russell, Spacewar. Mulai saat itu Bushnell menginginkan agar permainan tersebut tersebar luas dapat dimainkan oleh banyak orang. Namun Bushnell mulai menyadari jika masyarakat tak dapat membeli komputer karena harganya yang cukup tinggi. Akhirnya usaha Bushnell terhenti karena kendala tersebut.
Setelah mengubur ide tentang video game, akhirnya pada tahun 1966 Ralph Baer berusaha untuk menghidupkannya kembali. Ralph memulai penelitiannya pada game interaktif pada televisi. Tempat kerja Ralph, Sanders Associates, tertarik dan mendanai penelitian Ralph. Akhirnya pada tahun 1967 penelitian Baer membuahkan hasil, antara lain sebuah permainan tennis. Tim penelitian Baer juga berhasil memodifikasi sebuah pistol mainan sehingga apabila pistol tersebut ditembakkan akan terlihat seberkas cahaya pada layar permainan.
Penemuan tersebut akhirnya dipatenkan pada tahun 1968, dan pada tahun berikutnya Magnavox membeli permainan Ralph Baer dari Sanders Associates. Dengan dibelinya permainan Ralph Baer oleh Magnavox, maka era video games dimulai.
| [Gambar 2. Mariokart Game] |
Tahun 1971, beberapa konsol game mulai bermunculan. Yang pertama adalah Magnavox dengan game berjudul Oddesey. Saat itu Bushnell yang tergabung dengan perusahaan game bernama Nutting Associates menemukan bahwa Oddesey kurang menarik dimainkan. Bushnell menyarankan agar Nutting mengembangkan sebuah game yang sederhana dan mudah dimainkan, karena game Spacewar yang ia mainkan dianggap terlalu sulit. Sayangnya Nutting tidak mendengarkan apa yang dikatakan oleh Bushnell, sehingga ia meninggalkan Nutting. Setelah meninggalkan Nutting, Bushnell dan Tim Dabney membuat perusahaan sendiri dengan nama Atari. Pada tahun 1972, game bernama Pong lahir. Setelah Atari, beberapa produsen game bermunculan, antara lain Nintendo dan Sega.
Video games mengalami masa jaya pada tahun 1978 hingga 1981. Pada saat itu Nintendo mengeluarkan game terbarunya, Othello. Tak hanya Nintendo, Atari mengeluarkan permainan Football dan Midway dengan permainan Space Invaders yang diambil dari pengembang game Taito. Baik Football dan Space Invaders langsung booming pada saat itu. Pada tahun 1980 Namco mengeluarkan game legendarisnya, Pac Man. Lebih dari 100.000 unit terjual di Amerika Serikat pada saat itu, dan menjadi game terpopuler yang dapat dimainkan oleh pria maupun wanita.
Selain Othello, Nintendo juga mengeluarkan game yang cukup populer hingga saat ini, Donkey Kong. Donkey Kong merupakan game dimana The Jumpman, tokoh utama Donkey Kong, berlomba untuk menyelamatkan pacarnya Pauline. Game Donkey Kong ini merupakan cikal bakal dari game populer sepanjang masa, Super Mario Bros.
Video games sempat mengalami keterpurukan pada tahun 1982 hingga 1984. Namun video games mulai kembali dari keterpurukannya mulai tahun 1985 dengan diluncurkannya Nintendo Entertainment System (NES). Kemudian pada tahun 1986 NES mengeluarkan game Super Mario Bros. Sebuah game arcade yang tetap diingat dan dimainkan hingga kini.
Video games tidak hanya berkaitan dengan orang-orang yang memainkannya. Namun ia juga berkaitan dengan perusahaan pengembang game dan juga ironi yang menyertainya. Semenjak kemunculannya mulai tahun 1971 hingga kini, dunia game mengalami pergolakan yang mengakibatkan beberapa konsol gulung tikar karena kurang inovasi.
Secara garis besar, video games berkembang dari berbagai macam jenis konsol game. Sebut saja Atari, Sega, Magnavox, Nintendo, Play Station hingga ke PC. Beberapa permainan yang dimainkan di Nintendo kini bisa dimainkan di PC.
Game PC mulai populer ketika game seperti Doom diperkenalkan oleh id Software pada tahun 1990-an dan meraih sukses besar. Pada saat itu, game Doom masih dioperasikan melalui MS-DOS. Doom merupakan game PC pertama yang menggunakan grafik 3D, sistem network multiplayer gaming dan permainannya dapat diupdate dengan expansion set.
Setelah Doom menuai sukses besar, beberapa pengembang game mulai membuat game dengan genre serupa. Perusahaan hardware juga harus selalu memperbaharui hardwarenya agar para gamer dapat menjalankan game yang diluncurkan para pengembang game.
Kini game PC sudah sangat berbeda dengan game PC pada tahun 1990-an. Game PC yang dikembangkan saat ini mengandalkan berbagai teknologi, antara lain grafis 3D yang memukau, gameplay menarik, sistem network multiplayer gaming dan masih banyak lagi. Walaupun Ralph Baer, Willy Higinbotham, Steve Russel dan Nolan Bushnell bukanlah orang-orang yang mempunyai andil secara langsung terhadap game PC, namun berkat ide dan usaha merekalah yang membuat dunia game menjadi semakin marak dari tahun ke tahun.